Media Issues

Harga Meningkat di Luar Kebiasaan, MBSS Diawasi

Ilustrasi dari www.pixabay.com [SHNet/Ist]

SHNet, Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan bahwa institusinya tengah mengawasi perkembangan pola transaksi saham PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS). Pasalnya, Bursa menganggap peningkatan harga dan aktivitas saham perusahaan tersebut berada di luar kebiasaan atau masuk dalam kategori Unusual Market Activity (UMA).

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Irvan Susandy dan Kepala Divisi Operasional Perdagangan BEI Eko Siswanto menyampaikan hal ini dalam pengumuman bernomor Peng-UMA-0109/BEI.WAS/11-2017, melalui laman institusi Bursa, www.idx.co.id, Senin (13/11).

“Dengan ini kami menginformasikan bahwa telah terjadi peningkatan harga dan aktivitas saham MBSS yang di luar kebiasaan, Unusual Market Activity,” demikian antara lain keterangan dalam pengumuman Bursa.

Pengumuman BEI menyebutkan, informasi terakhir yang dipublikasikan oleh Emiten adalah informasi tanggal 9 November 2017 melalui IDXNet mengenai Laporan Bulanan Registrasi Pemegang EfeWPerubahan Struktur Pemegang Saham (http://www.idx.co.id/StaticData[NewsAndAnnouncement/ ANNOUNCEMEN TSTOCK/From EREP/20171 1/4452915902 80d5b949el.pdf).
“Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity atas saham MBSS tersebut, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini,” demikian isi pengumuman tersebut.

Cermati Kinerja Emiten
Oleh karena itu, Bursa mengharapkan investor memperhatikan jawaban Emiten atau Perusahaan Tercatat tersebut atas permintaan konfirmasi Bursa. BEI juga mengharapkan investor mencermati kinerja Peruahaan Tercatat dan keterbukaan informasinya.

Selain itu, Bursa juga mengharapkan investor mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi terkait saham ini. Investor juga diharapkan mengkaji kembali rencana corporate action perusahaan tercatat apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Meski demikian, pengumuman UMA tersebut menurut BEI tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran Emiten yang bersangkutan terhadap peraturan perundang-undangan di pasar modal. (whm/pr)