Media Issues

OJK: Kinerja Lembaga Keuangan di Level Moderat

Foto dari www.instagram.com [SHNet/Ist]

SHNet, Jakarta – Rapat Dewan Komisioner (RDK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai, sesuai dengan siklus awal tahun, kinerja intermediasi lembaga jasa keuangan pada Januari 2018 masih berada pada level yang moderat. Deputi Komisioner Manajemen Strategis dan Logistik OJK Anto Prabowo menyampaikan hal ini dalam keterangannya kepada media, Kamis (1/3).

“Kredit perbankan Januari 2018 tumbuh sebesar 7,40% yoy (Desember 2017: 8,24% yoy) dan piutang pembiayaan tumbuh sebesar 6,92% yoy (Desember 2017: 7,05% yoy),” demikian keterangan Anto.

Anto menyampaikan, dari sisi penghimpunan dana, Dana Pihak Ketiga (DPK) Perbankan tumbuh sebesar 8,36% yoy (Des’17: 9,35% yoy). Sementara, premi asuransi jiwa dan asuransi umum/reasuransi masing-masing tumbuh sebesar 44,78% yoy (Des’17: 33,43% yoy) dan 22,93% yoy (Des’17: 6.29%).

Sementara itu, hingga 27 Februari 2018 penghimpunan dana di pasar modal telah mencapai Rp22 triliun dengan jumlah emiten baru yang tercatat satu perusahaan.

Menurut Anto, di tengah perkembangan intermediasi keuangan tersebut, risiko Lembaga Jasa Keuangan (risiko kredit, pasar, dan likuiditas) Januari 2018 berada pada level yang manageable. Rasio Non-Performing Loan (NPL) gross perbankan tercatat sebesar 2,86% (Des’17: 2,59%) dan rasio Non-Performing Financing (NPF) perusahaan pembiayaan tercatat 2,95% (Des’17: 2,96%).

Anto menyampaikan, ke depan, OJK akan terus memantau dinamika perekonomian global dan dampaknya terhadap likuiditas pasar keuangan dan kinerja sektor jasa keuangan nasional, khususnya laju kenaikan Fed Fund Rate dan tren kenaikan suku bunga di pasar keuangan global.(whm/pr)