Media Issues

Efek Beragun Aset SPSM-BTN Dicatatkan di BEI

Foto dari http://smf-indonesia.co.id.[SHNet/Ist].

SHNet, Jakarta – Efek Beragun Aset Berbentuk Surat Partisipasi Sarana Multigriya Finansial-Bank Tabungan Negara (BTN) Nomor 04 Kelas A yang diterbitkan oleh PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) mulai dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (1/3).

Efek Beragun Aset Berbentuk Surat Partisipasi Sarana Multigriya Finansial – BTN Nomor 04 Kelas A yang akan dicatatkan bernilai total nominal sebesar Rp1.824.000.000.000. Efek Beragun Aset tersebut terdiri dari dua seri, yakni Seri A1 dan A2.

• Seri A1 (SPSMFBTN04A1) dengan nilai nominal Rp700.000.000.000,- mempunyai rata-rata tertimbang jatuh tempo (weighted average life) selama 2 tahun;
• Seri A2 (SPSMFBTN04A2) dengan nilai nominal Rp1.124.000.000.000,- mempunyai rata-rata tertimbang jatuh tempo (weighted average life) selama 5 tahun.

Bursa menginformasikan, hasil pemeringkatan untuk Efek Beragun Aset Berbentuk Surat Partisipasi Sarana Multigriya Finansial – Bank Tabungan Negara Nomor 04 Kelas A adalah idAAA (Triple A) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia. Menurut Bursa, bertindak sebagai Bank Kustodian sekaligus Wali Amanat adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

BEI menyampaikan bahwa total emisi Obligasi dan Sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2018 adalah 8 Emisi dari 7 Emiten senilai Rp18,56 triliun. Menurut Bursa, dengan pencatatan ini maka total emisi Obligasi dan Sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 352 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp403,71 triliun dan USD47,5 juta, diterbitkan oleh 114 Emiten.

“Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 92 seri dengan nilai nominal Rp2.127,32 triliun dan USD200 juta. Dan 10 EBA senilai Rp10,07 triliun,” demikian informasi Bursa.(whm/pr)