Media Issues

BEI: Pasar Modal Bukan untuk Golongan Tertentu

Ilustrasi dari www.pixabay.com [SHNet/Ist].

SHNet, Jakarta – Pendirian Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia (BEI) di Pasar Sepinggan bertujuan menghapus kesan bahwa Pasar Modal untuk masyarakat golongan tertentu saja. Kepala Divisi Komunikasi Perusahaan BEI Oskar Herliansyah menyampaikan hal ini dalam keterangan persnya terkait peresmian pendirian Galeri Investasi pertama yang berlokasi di pasar untuk kawasan Kalimantan ini, Kamis (8/3).

“BEI ingin memberikan gambaran bahwa Pasar Modal Indonesia untuk seluruh lapisan masyarakat di Indonesia,” kata Oskar.

Pasar Sepinggan merupakan pasar tradisional yang ada di Kelurahan Sepinggan, Kecamatan Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Luas area Pasar Sepinggan ini adalah 1,3 hektare, ada 833 kios, dengan jumlah perputaran dana sebesar Rp17,2 miliar per bulan.

Jumlah Investor
Oskar menyampaikan bahwa jumlah investor Pasar Modal di Kalimantan Timur per 31 Januari 2018 sebanyak 8.813 single investor identification (SID). Oskar menginformasikan bahwa dengan penambahan Galeri Investasi Pasar Sepinggan, maka saat ini ada 347 Galeri Investasi BEI di seluruh Indonesia, yang termasuk Galeri Investasi Kampus, Non Kampus dan Pasar.

“Sebelumnya pada tahun ini, BEI telah mendirikan Galeri Investasi Pasar sejenis yang terletak di Pasar Cikurubuk Tasikmalaya. Galeri Investasi BEI merupakan salah satu cara BEI memperluas inklusivitas Pasar Modal Indonesia. Galeri Investasi BEI berkonsep 3 in 1 alias kerja sama antara BEI, Perguruan Tinggi dan Anggota Bursa,” demikian informasi Oskar.

Ia juga menyampaikan bahwa Galeri Investasi BEI menyediakan semua publikasi dan bahan cetakan mengenai pasar modal yang diterbitkan oleh Bursa Efek Indonesia termasuk peraturan dan Undang-Undang Pasar Modal. Informasi dan data yang ada di Galeri Investasi BEI dapat digunakan baik untuk tujuan akademik dan penelitian, maupun sebagai referensi dalam pengambilan keputusan saat melakukan transaksi jual dan beli Efek.(whm/pr)